Mengapa saya meninggalkan media sosial

apple applications apps cell phone
Photo by Tracy Le Blanc on Pexels.com

Pada hari ke-2 puasa gadget ini saya ingin berbagi pengalaman melakukan puasa media sosial (medsos) selama hampir 3 tahun. Iya saya pernah melakukan puasa medsos cukup lama, dari tahun 2015 sampai tahun 2017. Pada kurun waktu itu mungkin saya cuma membuka facebook 1 bulan sekali, atau bahkan 2 sampai 3 bulan sekali.

Mengapa menggunakan istilah puasa medsos? Karena kita tidak benar-benar berhenti menggunakan medsos, tetapi cuma istirahat dan membatasi penggunaanya dalam kurun waktu tertentu. Media sosial yang saya maksud di sini adalah facebook dan instagram, karena memang 2 medsos itulah yang paling sering digunakan.

Mengapa waktu itu saya melakukan puasa medsos? Ada beberapa alasan yang membuat saya melakukan keputusan tersebut.

Alasan pertama adalah saya sudah tidak tahan lagi bisingnya medsos pasca pilpres 2014. Pilpres sudah selesai tapi perdebatan masih berlanjut, bahkan sudah menjadi debat kusir yang tiada ujungnya. Baiklah, silahkan kalian berdebat, saya mundur saja dari medsos.

Alasan kedua adalah saya kebanjiran informasi tentang bisnis online yang pada akhirnya malah membuat saya tidak fokus bekerja.

Kerjaan saya adalah bisnis online, dalam hal ini membuat blog. Sebagian besar teman saya di facebook adalah para pebisnis online juga, tetapi macam-macam bidang usahanya. Ada yang membuat blog, ada yang jualan online, ada affiliate marketer, ada tukang iklan fb ads, dll. Intinya banyak sekali jenis usaha bisnis online itu. Masing-masing orang punya cara sendiri untuk mencari uang di internet.

Banyak pebisnis online suka membagikan informasi tentang cara dia mencari uang di internet. Entah karena memang suka berbagi, atau sekedar ingin pamer, tetapi biasanya karena ingin jualan sesuatu. Kalau ada informasi seperti ini biasanya sering menjadi viral di kalangan pebisnis online, apalagi kalau bukti penghasilan yang ditampilkan sangat menggiurkan. Siapa yang tidak ingin dapat uang banyak dengan cara yang mudah?

Tetapi ujung-ujungnya kita harus membayar untuk mendapatkan informasi lengkapnya, itupun kalau kita praktekan belum tentu berhasil. Kembali lagi, untuk berhasil dalam sebuah bisnis tentunya kita butuh jam terbang. Kalau setiap ada informasi baru selalu kita ikuti, akhirnya kita malah tidak punya keahlian di suatu bidang apapun.

Itulah yang yang saya alami waktu itu. Tidak bisa fokus mengerjakan sesuatu hal, selalu mencoba mengikuti bisnis-bisnis baru yang sedang tren. Saya tidak mempunyai bisnis yang benar-benar menghasilkan, sampai akhirnya hampir bangkrut.

Saya mengambil kesimpulan untuk mundur sementara dari medsos, dan fokus mengerjakan bisnis yang saya bisa, yaitu membuat blog.

Pada tahun 2015 itu memang kondisi keuangan cukup memprihatinkan 🙂 Uang tabungan sudah habis karena saya membeli rumah baru, sementara penghasilan menurun drastis karena blog-blog lama sudah tidak menghasilkan. Sedangkan bisnis-bisnis baru yang saya coba juga tidak menghasilkan.

Saya berhenti main medsos pada bulan Agustus 2015 dan mulai membuat blog-blog  baru. Selama 3 bulan pertama saya hampir tidak pernah membuka medsos, semua aplikasi medsos di handphone saya hapus.

Akhirnya usaha saya mulai membuahkan hasil, awal tahun 2016 blog-blog baru sudah mulai menghasilkan dan alhamdulillah bertahan sampai sekarang. Walaupun begitu saya tetap melanjutkan puasa medsos sampai sekitar akhir tahun 2017.

Puasa medsos selama hampir 3 tahun membuat saya tidak lagi memandang medsos sebagai sesuatu yang penting. Boleh dibilang saya sudah berhasil menghilangkan kecanduan medsos, karena dulu saya memang termasuk pengguna aktif medsos, terutama facebook dan instagram.

Sekarang walaupun saya sudah install facebook dan instagram di handphone, tapi jarang saya buka. Tapi akhirnya malah saya kecanduan hal lainya, yaitu berita dan video streaming 🙂

Tulisan selanjutnya nanti saya akan coba membahas tentang kecanduan berita dan video streaming seperti netflix atau iflix.

One thought on “Mengapa saya meninggalkan media sosial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.